Sabtu, 19 Februari 2011 ...
"Sora! Kita main, yuk!" teriak Kana memanggil Sora didekat kantin sekolah. Tapi, Sora tidak mendengarkan Kana karena disana sangat ribut. "Biasanya, Sora mendengarkan perkataanku, walaupun didalam keributan seperti ini. Tapi, kenapa dia tidak mendengar, ya? Sora ..." bisik Kana dalam hati. Lalu, dia mencoba untuk memanggilnya lagi. Namun hasilnya sia-sia ... Tidak ada yang mau mendengarkannya. Kana pun meminta izin dengan Wali kelasnya untuk pulang. Sesampainya dirumah, Kana langsung menuju tempat tidurnya dan mengunci pintu kamarnya tanpa sepengetahuan siapa pun. Kana pun menangis tesedu-sedu. Dan tidak berhenti dari pagi - sore. Setelah pintunya kamar Kana terbuka, terlihatlah Kana, terbaring diatas tempat tidurnya dengan darah yang sangat banyak tersebar di seluruh kamarnya. "Nii Nuu! Nii Nuu!" suara Ambulance yang datang dari pintu depan rumah Kana. Mereka langsung membawa Kana ke Ambulance menuju rumah sakit terdekat. "Saya sangat berharap operasi ini berhasil, tapi hasilnya sangat tidak memuaskan Ibu. Anak perempuan ini sudah berpulang ketempat asalnya ... saya minta maaf, Bu!" kata Dokter setelah mengoperasi Kana. Ibu Kana dan Ayah Kana pun menagis tersedu-sedu melihat Kana yang sudah tidak ada. Lalu, "Kana!!!!! Kana Mizue! Kana Mizue! Sadarlah! Kana! Kamu tidak boleh pergi, Kana! Kamu tidak boleh! Kana! Bukankah ... kita sudah berteman sejak kecil, bukan?! Kana!!!!!" teriak Sora sambil menangis tersedu-sedu didepan Kana yang sudah kaku dan tidak bisa bergerak lagi. "S ... Sora ... ber ... janji ... lah ... un ... untuk ... tidak ... mem ... buat ... h ... hal ... ya ... ng ... buruk ... ke ... pada ... ku ... lagi ..." kata Kana dengan tersenyum kecil. "I .. ini ... a ... adala ... h ... kalimat ... terak .. hirku ... S ... Sora, ... aku ... a ... akan ... te ... tap ... menja ... di ... sa ... saha ... bat ... mu" sambung Kana dan langsung menutupkan matanya dengan tenang. "Aku akan selalu berjanji ... Kana! Semoga ... kamu bahagia diatas sana!" jawab Sora dengan tersenyum melihat Kana.
Bersambung ...
wow, dzaki baru tau kalau bunyi ambulans itu
ReplyDelete" nii nuu! nii nuu!" pasti itu ambulans yang kehabisan oli.
BTW, Pertamax!!!
JANGAN HAPUS KOMEN YANG TADI
ReplyDelete(evil mode : on)
hahaha zaki
ReplyDelete